UNIPA HARI INI

Ikuti perkembangan di Universitas Papua di sini
September 8, 2026

AKPT 2026: Memperkuat Kapasitas Kepemimpinan, Tata Kelola, dan Kemampuan Transformasi

Tangerang Selatan, UNIPA News (8/9/26). Rektor Universitas Papua, Prof. Dr. HugoWarami, M.Hum., sebagai Peserta Akademi Kepemimpinan Pendidikan TinggiIndonesia (AKPTI) Tahap I berkesempatan mengunjungi BINUS University padaSelasa, 08 September 2026. Pertemuan AKPTI di BINUS @AlamSutera mempertemukan para rektor dan calon pemimpin perguruan tinggi dariberbagai institusi di Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, tatakelola, serta kemampuan membawa transformasi di institusi masing-masing.

AKPT angkatan pertama melibatkan 40pimpinan perguruan tinggi dari 40 perguruan tinggi serta 70 calon pemimpin masadepan dari 35 perguruan tinggi. Program ini dirancang tidak hanya untukmemperkuat kompetensi individual, tetapi juga membangun kapasitas kelembagaan,jejaring antarpemimpin, dan ekosistem pendidikan tinggi Indonesia yang semakinkuat.

Menurut Rektor UNIPAbahwa “Perguruan tinggi di Indonesia memilikikarakteristik, kekuatan, dan tantangannya masing-masing. Namun, kita memilikitanggung jawab yang sama, yaitu mempersiapkan generasi masa depan dan membawapendidikan tinggi Indonesia semakin maju. Karena itu, kita perlu semakin banyakbelajar satu sama lain, berbagi praktik baik, dan membuka ruang kolaborasi”.

Pada rangkaianAKPT di BINUS University, peserta mendapatkan berbagai perspektif mengenaipembangunan perguruan tinggi berkelas dunia, kepemimpinan transformasional dantata kelola pendidikan tinggi modern, diplomasi akademik dan strategi global,hingga penguatan tata kelola dan budaya organisasi berkinerja tinggi.

Salah satuperhatian penting dalam AKPT adalah bagaimana perguruan tinggi mampumengembangkan dan mengelola sumber daya strategis secara berkelanjutan. Sumberdaya tersebut tidak hanya mencakup pendanaan, tetapi juga sumber daya manusia,teknologi, riset dan inovasi, kemitraan, jejaring industri, alumni, serta asetinstitusi yang dapat dioptimalkan untuk memperkuat keberlanjutan dan dampakperguruan tinggi.

Melalui AKPT 2026,semakin banyak ruang kolaborasi dapat terbangun di antara para pemimpinperguruan tinggi Indonesia. Bukan hanya untuk memperkuat institusimasing-masing, tetapi juga untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikantinggi yang semakin adaptif, berdaya saing global, dan memberikan dampak nyatabagi bangsa.

“Kita mungkinberasal dari perguruan tinggi yang berbeda, tetapi kita memiliki tujuan yangsama. Mari saling memperkuat dan bersama-sama membangun pendidikan tinggiIndonesia untuk masa depan Nusantara yang lebih maju”.

 

Lampiran Berkas