UNIPA HARI INI

Ikuti perkembangan di Universitas Papua di sini
August 21, 2026

Rektor UNIPA Resmi Tutup PKKMB 2026: Sambut 1.820 Mahasiswa Baru dan Cetak Sejarah Tarian Tumbuh Tanah

MANOKWARI – Rektor Universitas Papua (UNIPA) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada Jumat (21/8) sore. Dalam acara penutupan yang berlangsung meriah di lapangan kampus tersebut, Rektor secara sah menerima 1.820 mahasiswa baru yang dijuluki angkatan "Garda Timur" menjadi bagian dari keluarga besar sivitas akademika Universitas Papua untuk menjalani proses pendidikan dan pembentukan karakter yang tangguh.

Momen penutupan kali ini terasa sangat istimewa dan mencatatkan sejarah baru bagi kampus. Pasalnya, acara ini tidak hanya menjadi simbol berakhirnya masa orientasi, tetapi juga menjadi ajang pelestarian budaya lokal. Rektor menyampaikan kebanggaannya karena lebih dari 2.000 orang yang hadir di lapangan, termasuk mahasiswa, panitia, dan tamu undangan, turut serta melakukan Tarian Tumbuh Tanah secara massal. Aksi kolosal yang diinisiasi atas dukungan Perkumpulan Perempuan Arfak ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan Universitas Papua terhadap tanah Arfak, sekaligus menjadi momen pencatatan Rekor MURI.

Dalam pidato sambutannya, Rektor menitipkan pesan mendalam kepada ribuan mahasiswa baru agar senantiasa menjaga etika, tata krama, dan norma akademik selama menempuh pendidikan. Beliau mengibaratkan Universitas Papua sebagai sebuah "Honai" atau rumah besar yang menaungi keberagaman mahasiswa dari Aceh hingga ujung Papua. Rektor secara tegas mengajak seluruh warga kampus untuk duduk sama rendah, saling menghormati, menolak segala bentuk intoleransi, dan bersama-sama merawat harmoni demi mendukung Manokwari sebagai kota peradaban.

Tidak hanya menyoroti aspek akademik dan budaya, Rektor juga mengapresiasi dampak positif kegiatan PKKMB terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar. Beliau secara khusus menyapa dan berterima kasih kepada paguyuban ojek Manokwari yang setia mengantar jemput para peserta sejak hari pertama. Kehadiran ribuan ojek yang melayani kepulangan mahasiswa sore itu dinilai memberikan kontribusi ekonomi dan transaksi yang nyata bagi warga Manokwari. Apresiasi setinggi-tingginya juga ditujukan kepada panitia dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas MIPA, aparat kepolisian, tim medis Puskesmas dan PMI, serta keluarga besar Arfak yang telah mendukung penuh keamanan dan kelancaran acara.

Puncak peresmian penutupan PKKMB Universitas Papua 2026 ditandai dengan prosesi seremonial pada pukul 17.45 WIT. Bersama hitungan ketiga yang diikuti oleh riuh tepuk tangan peserta, Rektor menabuh tifa sebagai tanda bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah resmi berakhir. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tanda peserta secara serentak oleh para mahasiswa baru, serta penyerahan plakat penghargaan kepada Ibu Yanti Mandacan sebagai perwakilan dari Perkumpulan Perempuan Arfak. Ditutup dengan doa syukur, ribuan mahasiswa baru kini bersiap menyongsong hari-hari perkuliahan mereka di Universitas Papua.

Lampiran Berkas