UNIPA HARI INI

Ikuti perkembangan di Universitas Papua di sini
September 21, 2026

Rektor UNIPA Sampaikan Duka Cita atas Berpulangnya Rektor UNCEN Alm. Prof. Oscar O. Wambrauw

Jayapura, UNIPA News (21/9/26). Rektor Universitas Papua, Prof. Dr. Hugo Warami, M.Hum., ikut hadir melayat dan menghadiri Upacara Penghormatan dan pemakaman Rektor UNCEN alm. Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr. Almarhum meninggal pada Kamis, 17 September 2026 pukul 04.15 WIT di RS Dok 2 Jayapura setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kepergian akademisi kelahiran Biak itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Universitas Cenderawasih, sivitas akademika, pemerintah, serta masyarakat Tanah Papua dan keluarga besar Kemendiktisaintek RI. Almarhum wafat dalam usia 57 tahun pada Kamis (17/9/2026) di Kota Jayapura, Papua. Pria kelahiran Biak Numfor, Papua, tersebut dimakamkan di tempat pemakaman umum Tanah Hitam, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin sore.

Prof. Oscar, yang lahir di Biak pada 8 Oktober 1968, mencatatkan sejarah sebagai putra asli Papua ketujuh dari 15 Rektor yang pernah memimpin institusi kebanggaan masyarakat Papua ini sejak didirikan pada 10 November 1962. Pengabdian almarhum di Uncen membentang selama lebih dari dua dekade. Sebagai alumnus Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Uncen angkatan 1994, beliau terus mengembangkan keilmuannya hingga meraih gelar magister (S2 Ilmu Pertanian) dari Georg August Universität Göttingen, Jerman pada tahun 1999, dan gelar doktoral (S3 Manajemen Informasi) dari Universitas Brawijaya Malang pada 2013.

Dedikasi beliau bagi kampus ditunjukkan melalui berbagai amanah strategis yang pernah diemban dengan penuh tanggung jawab, di antaranya, 2002 Kepala Pusat Komputer Uncen, 2009 Ketua Program Studi Manajemen FEB Uncen, 2015–2021 Wakil Dekan II FEB Bidang Keuangan dan SDM, yang kemudian dilanjutkan sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik (2017) merangkap Kepala Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, 1 Desember 2021 Wakil Rektor Bidang Akademik Uncen, 21 November 2022 dilantik sebagai Rektor Pengganti Antar Waktu (PAW), menggantikan Dr. Ir. Apolo Safanpo yang ditugaskan sebagai Pj. Gubernur Papua Selatan, 25 September 2023 dilantik secara definitif oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, sebagai Rektor Uncen periode 2023–2027.

Selama menjabat sebagai Rektor, Prof. Oscar menetapkan sejumlah program prioritas yang berfokus pada pengembangan dan kemajuan institusi. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah keberhasilan Uncen resmi berstatus BLU pada Mei 2023. Beliau dengan gigih mengawal 12 langkah transisi dari Satuan Kerja (Satker) ke BLU, yang mencakup penataan aspek teknis keuangan serta struktural Organisasi dan Tata Kerja (OTK).

Selain itu, almarhum sangat peduli terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Beliau terus mendorong percepatan studi doktor dan kenaikan jabatan fungsional dosen untuk mendongkrak pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas.

Di penghujung kariernya, dedikasi akademis beliau semakin paripurna. Almarhum berhasil mencapai jabatan akademik tertinggi dan dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Cenderawasih pada 30 Januari 2026. Beliau tercatat sebagai Guru Besar ke-9 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sekaligus Guru Besar ke-47 di lingkungan Uncen.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Papua, Prof. Dr. Hugo Warami, M.Hum., yang mewakili Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia, Forum Rektor Indonesia, dan Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia, menyampaikan ucapan belasungkawa atas berpulangnya Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw. Ia menyebut kepergian almarhum sebagai kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi dunia pendidikan tinggi dan Tanah Papua.

Prof. Hugo menyampaikan bahwa pemikiran dan pengabdian almarhum merupakan bagian dari kontribusi Papua dan kawasan Timur Indonesia dalam membangun sumber daya manusia menuju generasi emas Indonesia. Menurutnya, perjalanan kehidupan manusia memiliki siklus lahir, hidup, dan mati, sehingga kepergian Prof. Oscar menjadi bagian dari perjalanan yang pada waktunya akan dihadapi setiap manusia.

Dalam sambutannya, Prof. Hugo juga menggambarkan almarhum sebagai sosok yang memiliki peran penting dalam perkembangan dan kebijakan pendidikan tinggi. Pengabdian Prof. Oscar sebagai Rektor Universitas Cenderawasih tidak hanya memberikan dampak bagi institusinya, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi di Tanah Papua bagi pembangunan pendidikan nasional.

Prof. Hugo kemudian mengajak seluruh pihak untuk mendoakan agar lahir generasi penerus yang mampu melanjutkan perjuangan dan pengabdian Prof. Oscar. Ia berharap akan lahir lebih banyak “Oscar-Oscar” berikutnya dari Papua dan kawasan Timur Indonesia yang mampu menjadi pemimpin, memberikan pemikiran bagi kemajuan pendidikan, serta membawa nama Papua semakin berkontribusi bagi Indonesia.

“Kepergian dari kolega rektor kami ini adalah satu kehilangan besar bangsa Indonesia,” ungkap Prof. Hugo dalam sambutannya. Ia juga menekankan bahwa Papua merupakan bagian penting dari masa depan Indonesia dan pemikiran para akademisi serta pemimpin perguruan tinggi dari kawasan Timur Indonesia merupakan kontribusi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Sambutan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan Rektor UNIPA sekaligus representasi komunitas perguruan tinggi di Indonesia atas dedikasi Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw bagi Universitas Cenderawasih, Tanah Papua, dan dunia pendidikan tinggi Indonesia.

‍

Lampiran Berkas