Universitas Papua (selanjutnya disebut UNIPA) didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 153 tahun 2000, tanggal 3 November 2000. UNIPA merupakan pengembangan dari Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih. UNIPA diresmikan pada hari Sabtu, tanggal 28 Juli 2001 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi atas nama Menteri Pendidikan Nasional. Perkembangan UNIPA melalui tiga periode, yaitu periode FPPK UNCEN (1964-1982), periode FAPERTA UNCEN (1982-2000), dan periode UNIPA (2000-sekarang).
Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diimplementasikan di Universitas Papua merupakan bentuk pelaksanaan dari Rencana Induk Penelitian dan Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat.
Kehidupan di dalam dan di sekitar kampus membawa pengalaman baru yang berbeda bagi setiap mahasiswa. Dengan lokasi kampus yang berada di 4 kabupaten yang berbeda, mahasiswa akan terbawa untuk mengembangkan wawasan yang ke depannya akan bermanfaat bagi Papua.
UNIPA Berduka atas Berpulangnya Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Oscar Wambrauw
Oleh:
MANOKWARI, UNIPA News, 17 September 2026 — Universitas Papua (UNIPA) menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., pada Kamis, 17 September 2026.
Prof. Oscar Wambrauw dikabarkan meninggal dunia pada pukul 04.15 WIT di RSUD Dok II Jayapura. Kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga, sivitas akademika Universitas Cenderawasih, serta dunia pendidikan tinggi di Tanah Papua.
Bagi Universitas Papua, berpulangnya Prof. Oscar Wambrauw juga menjadi kehilangan bagi keluarga besar perguruan tinggi negeri di Tanah Papua. Semasa pengabdiannya, almarhum tidak hanya menjalankan peran sebagai akademisi dan pimpinan Universitas Cenderawasih, tetapi turut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring dan sinergi antarlembaga pendidikan tinggi di Papua.
Hubungan kelembagaan antara Universitas Papua dan Universitas Cenderawasih sendiri telah diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 29 Agustus 2025. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari semangat bersama kedua perguruan tinggi dalam membangun kolaborasi dan memperkuat kontribusi pendidikan tinggi bagi pembangunan Tanah Papua.
Momentum kerja sama tersebut menjadi semakin bermakna ketika dikenang dalam suasana duka hari ini. Di tengah perjalanan hubungan kelembagaan yang terus dibangun, UNIPA kehilangan salah satu sosok pimpinan perguruan tinggi yang memiliki peran penting dalam perjalanan akademik dan kelembagaan Universitas Cenderawasih.
Prof. Oscar Wambrauw merupakan putra Papua yang mengabdikan perjalanan akademiknya di Universitas Cenderawasih selama lebih dari dua dekade. Dalam perjalanan kariernya, almarhum pernah dipercaya mengemban sejumlah jabatan akademik dan struktural, termasuk sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, sebelum kemudian dipercaya memimpin Universitas Cenderawasih sebagai Rektor periode 2023–2027.
Di bawah kepemimpinannya, Universitas Cenderawasih terus mendorong penguatan tata kelola perguruan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, serta transformasi kelembagaan. Almarhum juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kapasitas akademik dan peningkatan peran perguruan tinggi dalam pembangunan di Tanah Papua.
Pada 30 Januari 2026, Prof. Oscar Wambrauw dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Cenderawasih. Pengukuhan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademik almarhum sekaligus menjadi bagian dari pengabdiannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan tinggi.
Kepergian Prof. Oscar Wambrauw meninggalkan duka mendalam bagi sivitas akademika Universitas Cenderawasih dan keluarga besar pendidikan tinggi di Tanah Papua. Bagi UNIPA, hubungan kerja sama yang telah dibangun bersama Uncen menjadi salah satu bagian dari perjalanan bersama perguruan tinggi di Papua untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.
Universitas Papua menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum Prof. Dr. Oscar Oswald Oktovianus Wambrauw, S.E., M.Sc.Agr., serta seluruh sivitas akademika Universitas Cenderawasih.
Semoga segala pengabdian dan dedikasi almarhum bagi dunia pendidikan tinggi di Tanah Papua menjadi warisan yang terus dikenang dan dilanjutkan.
Selamat jalan Prof. Oscar Wambrauw.
Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan penghiburan, kekuatan, dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan serta seluruh keluarga besar Universitas Cenderawasih.