Universitas Papua (selanjutnya disebut UNIPA) didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 153 tahun 2000, tanggal 3 November 2000. UNIPA merupakan pengembangan dari Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih. UNIPA diresmikan pada hari Sabtu, tanggal 28 Juli 2001 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi atas nama Menteri Pendidikan Nasional. Perkembangan UNIPA melalui tiga periode, yaitu periode FPPK UNCEN (1964-1982), periode FAPERTA UNCEN (1982-2000), dan periode UNIPA (2000-sekarang).
Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diimplementasikan di Universitas Papua merupakan bentuk pelaksanaan dari Rencana Induk Penelitian dan Rencana Induk Pengabdian kepada Masyarakat.
Kehidupan di dalam dan di sekitar kampus membawa pengalaman baru yang berbeda bagi setiap mahasiswa. Dengan lokasi kampus yang berada di 4 kabupaten yang berbeda, mahasiswa akan terbawa untuk mengembangkan wawasan yang ke depannya akan bermanfaat bagi Papua.
UNIPA Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Oleh:
MANOKWARI, UNIPA News (1/10/2026). Universitas Papua (UNIPA) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Rektorat UNIPA, Kamis (1/10). Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut diikuti oleh civitas akademika Universitas Papua sebagai bagian dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Berdasarkan surat undangan resmi Universitas Papua Nomor 1422/UN42/KP/2026 tertanggal 30 September 2026, pelaksanaan upacara diikuti oleh para Wakil Rektor, Ketua SPI, para kepala biro dan lembaga, kepala UPA, dosen, tenaga kependidikan, satuan pengamanan, tenaga kebersihan, serta perwakilan mahasiswa UNIPA.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Wakil Rektor I Universitas Papua, Prof. Dr. Jonni Marwa, S.Hut., M.Si., IPU., bertindak sebagai pembina upacara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi bagian penting dalam mengingat kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara sekaligus pemersatu bangsa Indonesia.
Dalam rangkaian upacara, peserta juga membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Ikrar tersebut menegaskan kesadaran bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap negara, baik dari dalam maupun luar negeri, pernah terjadi.
Ikrar tersebut juga mengingatkan bahwa berbagai ancaman terhadap keutuhan negara dapat dipengaruhi oleh kelengahan dan kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap berbagai upaya yang berusaha menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Melalui semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia diharapkan terus memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai Pancasila juga ditegaskan sebagai sumber kekuatan untuk menjaga kebersamaan, memperjuangkan kebenaran dan keadilan, serta mempertahankan keutuhan NKRI.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Universitas Papua menjadi momentum bagi seluruh civitas akademika untuk terus menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi bagian dari komitmen UNIPA dalam menanamkan nilai kebangsaan, persatuan, serta semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.