UNIPA HARI INI

Ikuti perkembangan di Universitas Papua di sini
September 2, 2026

Wakil Rektor III UNIPA Buka Kuliah Umum BPK Goes to Campus, Dorong Mahasiswa Pahami Integritas dan Akuntabilitas

MANOKWARI, UNIPA News (2/9/26). Rektor Universitas Papua, Prof. Dr. Hugo Warami, M.Hum., melalui Wakil Rektor III, Dr. Simson Werimon, S.E., M.Si., Ak., membuka kegiatan BPK Goes to Campus yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Papua Barat di Universitas Papua (UNIPA), Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kuliah umum ini menjadi ruang edukasi bagi mahasiswa UNIPA untuk mengenal lebih dekat peran, tugas, serta kewenangan BPK RI dalam mengawal pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

Dalam kegiatan tersebut, sambutan dari BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat disampaikan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Papua Barat, Agus Priyono, S.E., M.Si., Ak., CA, CSFA, CFrA, ERMAP, GRCP, GRCA, ACPA.

Dalam sambutannya, Agus Priyono menekankan pentingnya membangun budaya integritas sejak berada di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, integritas tidak semata-mata berkaitan dengan terminologi audit, tetapi merupakan sikap hidup yang perlu ditanamkan dalam kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.

Ia mengajak mahasiswa UNIPA untuk memulai praktik integritas dari ruang-ruang perkuliahan, antara lain dengan berlaku jujur dalam karya ilmiah, menghindari plagiarisme, bertanggung jawab terhadap tugas akademik, serta memiliki sikap kritis terhadap tata kelola publik.

“Integritas bukan hanya terminologi audit, melainkan sikap hidup. Mulailah integritas tersebut dari ruang-ruang perkuliahan,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Papua Barat.

Agus juga menjelaskan bahwa BPK merupakan lembaga negara yang bebas dan mandiri sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945, dengan tugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Melalui tugas tersebut, BPK memastikan agar APBN dan APBD yang dikelola pemerintah dapat digunakan secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dalam kuliah umum tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan sejumlah materi mengenai dasar hukum dan kedudukan BPK dalam struktur ketatanegaraan Indonesia, jenis pemeriksaan BPK yang meliputi pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu, serta opini laporan keuangan dan proses tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Khusus di wilayah Papua Barat, BPK Perwakilan Provinsi Papua Barat terus berkomitmen mengawal akuntabilitas keuangan daerah pada delapan entitas pemeriksaan, yang terdiri atas Pemerintah Provinsi Papua Barat dan tujuh pemerintah kabupaten.

Lebih lanjut, kegiatan BPK Goes to Campus di UNIPA diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi mengenai pemeriksaan keuangan negara, tetapi juga memperkuat sinergi antara BPK dan dunia perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang memiliki kepedulian terhadap transparansi, akuntabilitas, dan pemberantasan korupsi.

“Sinergi antara BPK dan dunia perguruan tinggi dapat terus terjalin erat, sehingga mahasiswa dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung transparansi dan pemberantasan korupsi demi terwujudnya tujuan bernegara,” demikian disampaikan Agus.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNIPA, Dr. Simson Werimon, S.E., M.Si., Ak., yang mewakili Rektor UNIPA, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan wawasan mahasiswa mengenai tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan negara.

Kegiatan BPK Goes to Campus juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara UNIPA dan BPK RI Perwakilan Provinsi Papua Barat, sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, bertanya, dan memahami secara langsung peran BPK dalam menjaga akuntabilitas keuangan negara.

Melalui kegiatan ini, UNIPA dan BPK RI Perwakilan Papua Barat berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kejujuran, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap tata kelola publik demi kemajuan Tanah Papua.

Lampiran Berkas